Sabtu, 29 Oktober 2011 | By: bahasaku

Putri Ulin

PUTRI ULIN
dahulu, waktu masih ada ayah dan ibunya,di rumah itu ramai sekali penuh dengan kebahagiaan meskipun ekonomi mereka serba kekurangan mereka hanya mengandalkan tumbuhan di sekitar rumah mereka seperti ubi singkong dll. Tetapi sejak kematian ayah dan ibunya ia sangat sedih dan terus menangis tanpa henti. Setiap harinya ia tidak pernah tersenyum yang ada hanyalah kesediahan di wajahnya, dan rumah itu pun kini sepi seperti tak ada penghuninya karena di rumah itu hanyalah ada seorang putri yang bernama putri ulin , beruntung ada nenek tua yang tinggal disebelah rumah nya yang baik hati. Nenek itu tinggal sendirian di sebuah gubuk tua . nenek itu merasa kasihan pada si ulin ,masih kecil sudah ditinggal mati oleh kedua orang tuanya. Lalu ia menetapkan  tinggal bersama putri ulin untuk menemani putri ulin .
Nenek itu mencoba untuk menghibur putri ulin agar tidak bersedih hati terus menerus, tapi putri ulin tetap bersedih hati dan mengingat terus ayah dan ibunya. dengan sabar dan penuh kasih sayang nenek itu tetap mencoba menghibur putri ulin untuk tidak bersedih hati, akhirnya nenek itu pun berhasil membuat putri ulin tertawa lagi dan tersenyum.
kini kebahagiaan yang dulu pernah hilang kini muncul kembali yakni kebahagiaan antara putri ulin dan nenek tua itu, nenek tua itu mendidik ulin dengan baik dan menganggap ulin seperti anaknya sendiri, Setiap hari mereka memakan makanan seperti ubi dan singkong .




Suatu hari putri ulin ingin sekali bersekolah tetapi saat ini neneknya tidak mempunyai biaya, dengan perasaan sedih si ulin memenuhi permintaan neneknya untuk tidak bersekolah dulu. putri ulin anak yang rajin Setiap hari ia bekerja di pasar membantu orang-orang membawakan tas belanjaan dan juga ia menjadi seoarang penjual  makanan di jalanan. Ia bertekad mecari uang yang banyak untuk bisa bersekolah,tetapi penghasilannya pun tidak banyak hanya sedikit. Tanpa menyerah ia tetrap berusah mengumpulkan uang dengan sebanyakbanyaknya. Setiap selesai sholat ia selalu berdoa agar ia dapat bersekolah seperti teman teman yang lainnya.
Ternyata allah mengabulkan doa putri ulin .ketika si nenek hendak memasak ia terdengar suara yang memanggilnya, lalu bergegaslah ia keluar dan menemuinya. Orang itu adalah Seorang pasangan suami istri. Tiba tiba pasangan suami istri itu menceritakan apa yang ia alami sekarang, pasangan suami istri itu belum mendapatkan keturunan selama 3 tahun akhirnya ia berniat untuk mengadopsi anak, dan mereka ingin menjadikan putri ulin menjadi anak angkatnya.pasangan suami istri itu berjanji untuk membiayai putri ulin. Nenek itu kaget, merasa senang dan bahagia akhirnya ulin bisa bersekolah,  tidak lama kemudian putri ulin pun datang, lalu nenek pun menceritakan semuanya kepada si ulin, si ulin pun menangis ia bingung ia bersedia diadopsi atau tidak,jika ia tidak mau ia tidak akan bisa bersekolah tetapi jika ia mau neneknya akan diurus sama siapa??


Akhirnya putri ulin pun memutuskan untuk bersedia diadopsi, tetapi ia mengatakan pada pasangan suami istri itu untuk tetap bisa menjenguk neneknya,mereka pun mengijinkannya.
Ulin sangat bahagia hidup bersama ayah dan ibunya, ia sangat senang ia bisa bersekolah.ulin disekolahkan sampai ke perguruan tinggi.dari SD sampai SMA ia sangat rajin hingga akhirnya ia kuliah.
Pada suatu hari  ketika ulin berangkat ke kampus, di jalan ia bertemu dengan seorang gadis yang sebaya denganya, gadis itu menangis karena ayahnya menyuruh ia untuk mencuri agar keluarga mereka bisa makan, padahal mencuri itu dosa. Jika ia tidak menuruti ayahnya ia akan di usir dan tidak disekolahkan.putri ulin sedih mendengar itu semua, akhirnya gadis itu diajak ke rumah putri ulin.
Setelah itu, si ulin menceritakan semua pada kedua orang tuanya tentang gadis itu tadi, ia berniat untuk membantu gadis itu dengan memberikan uang untuk kehidupan keluarga mereka. Kedua orang tuanya pun setuju ulin pun mengantarkan gadis itu pulang dan memberikan bantuan itu kepada keluarga gadis tersebut. Gadis tersebut sangat berterima kasih kepada si ulin, atas jasanya ia bisa melanjutkan kuliah.
Pada suatu hari ia ingin menjenguk neneknya, sesampainya di rumah neneknya, dilihatnya rumah itu sepi seprti tidak ada penghuninya. Akhirnya dia berniat untuk menanyakan pada tetangga sebelah. Ulin kaget ketika tetangga itu bilang bahwa nenenya meninggal. Ulin pun pergi ke makam neneknya dan berterima kasih pada neneknyadulu yang telah mengurusnya,tak lupa ia mendoakan neneknya agar diterima di sisi tuhan, dan diampujnkan semua dosa-dosanya
sesampainya di kampus ia bertemu dengan gadis yang pernah ia bantu, ternyata ia satu kampus dengan gadis itu,gadis itu bernama arin.ulin menyuruh arin supaya sering-sering ke rumahnya untuk bermain.Ulin dan arin bersahabat dengan baikmereka berdua sangat akrab.ulinmenganggap arin sebagai saudaranya sendiri. Ulin sangta sayang pada arin,arin pun juga sangat sayang pada ulin, mereka berdua anak yang baik,keduanya mempunyai kepribadian dan watak yang sama.
Hingga suatu hari ulin bertemu dengan seorang cowok di kampus yang bisa menggetarkan hati ulin dan membuat ulin jatuh cinta pada cowok itu dan cowok itu bernama raja. Raja pun juga merasakan hal yang sama bahwa ia juga jatuh cinta pada ulin. Ulin sangat senang jika bertemu dengan raja. Ulin pun mengatakan pada arin bahwa ia sedang jatuh cita pada seorang cowok tetapi nama cowok itu tidak disebutkan oleh ulin. Jadi arin pun tidak tahu cowok siapa yang telah membuat sahabatnya jatuh cinta.
sebenarnya arin dan raja saling mengenal dan sudah akrab karena rumah mereka berdekatan arin pun menyukai raja tapi raj tidak menyukainya karena ia telah jatuh cinta pada ulin
Hingga suatu hari mereka bertiga bertemu yaitu ulin,arin, dan raja. Arin pun mengatakan pada ulin bahwa ia suka pada raja, ulin pun kaget, ia tidak mau arin tahu kalau sebenarnya ulin juga menyukai raja dan ulin berjanji demi sahabatnya ia mencoba untuk melupakan raja dan akan menyatukan raja dan arin.
Ketika ulin hendak ke perpustakaan ia bertemu dengan raja ,ulin pun menghindar hingga akhirnya mereka berdua berbicara. Raja mengungkapkan rasa cintanya pada ulin, ulin bahagia mendengar bahwa raja juga cinta padanya tapi ia tidak mau membuat sahabatnya sakit hati dengan ulin menjadi pacar raja.ulin pun meminta pada raja untuk menjauhinya dan melupakannya, tetapi raja yakin bahwa sebenarnya ulin juga mencintainya.
Hari telah berlalu,tibalah saatnya lulusan kuliah, ulin dan arin berharap mereka berdua bisa lulus kuliah dengan hasil yang memuaskan, ternyata benar, mereka bisa lulus kuliah dengan hasil yang baik. ulin pun langsung mengabarkan berita baik itu pada kedua orang tuanya, orang tuanya pun sangat senang mendengar berita bahagia itu.
saat bahagia itu tiba –tiba berubah menjadi sedih ketika ulin tiba-tiba pingsan, lalu ia dibawa ke rumah sakit.ia divonis menderita sakit kanker darahstadium akhir dan umurnya tidak akan lama lagi. Orang tua ulin mendengar itu semua sangat kaget dan sedih .arin dan raja pun juag demikian. Mereka tidak menyangka bahwa ulin menderita penyakit itu.
Di sisa umurnya yang sekarang,ulin ingin bisa berbakti dan membahagiakan orang tuanya.ia juga ingin mempersatukan arin dan raja,meskipun raja adalah cowok yang dicintainya.ulin memberikan pesan terakhir pada raja dan arin, di pesan itu ulin mengatakan bahwa ulin meminta pada raja untuk menjaga sahabatnya yaitu arin dengan menikahinya. hanya ini yang bisa dilakukan raja pada ulin(cewek yang ia cintai)jadi, ia rela brekorban,ia rela menikah dengan cewek yang tidak ia sukai yaitu arin untuk membuat ulin merasa senang dan bahagia.ulin sungguh berhati mulia ia rela mengorbankan persaannya demi perasaan sahabatnya.arin yang mendengar semua itu kaget. ternyata cowok yang dicintai ulin adalah cowok yang arin sukai juga.arin pun menyesal tidak mengetahui semua itu dari awal.akhirnya mereka berdua menyetujui untuk menikah ini semua mereka lakukan untuk membuat ulin mersa senang dan tenang.
Setelah itu ulin juga tak lupa untuk berterima kasih pada kedua orang tuanya yang telah mengasuhnya dan membiayainya.tak lama kemudian ulin tidak sadarkan diri dan meninggal. Ibunya ulin pingsan karena kaget atas kematian anak tersayangnya.arin dan raja pun sangat sedih mendengar berita tersebut.mereka smua mencoba untuk mengikhlaskan ulin supaya ulin bia meninggal dengan tenang
Setelah kematian ulin beberapa bulan kemudian arin dan raja melaksanakan pernikahan, mereka dikaruniai seorang anak perempuan, dan anak itu diberi nama PUTRI ULIN. Itu semua mereka lakukan untuk terus mengingat ulin sebagai orang yang sangat berarti dalam hidup mereka. 
TAMAT

0 komentar:

Posting Komentar